Honorer Diberhentikan, Dinas PUPR Akui Berdampak ke Program
Papua60detik - Keputusan Pemerintah Kabupaten Mimika memberhentikan sementara ribuan pegawai tidak tetap atau tenaga kontrak atau honorer per 13 Januari 2022 bukan tanpa risiko.
Sekretaris Dinas PUPR, Inosensius Yoga Pribadi misalnya mengakui, keputusan itu bakal berdampak ke program kerja 2022.
Pasalnya ke 10 honorer yang ada di Dinas PUPR sudah memiliki tugas dan beban kerja atau tugas masing-masing.
“Tapi yah ini kan surat dari pimpinan harus kita jalankan dan kita berikan pemahaman kepada mereka (honorer). Jadi besok pak Kadis perintahkan honorer masuk besok. Akan dijelaskan kepada mereka tentang surat itu,” ungkapnya saat dihubungi Papua60detik, Kamis (13/1/2022).
Menurutnya pertemuan tersebut penting dilakukan agar tidak ada kesalahpahaman.
Berdasarkan surat pemberitahuan Bupati Mimika nomor 800/40 tertanggal 12 Januari 2022, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, akan melakukan evaluasi kinerja kemudian mengusulkan kembali nama-nama honorer sesuai dengan penilaian kinerja yang telah dilakukan.
Batas waktu penilaian atau penyampaian jumlah honorer yang akan menandatangani kontrak baru paling lambat Februari minggu ke-3.
Yoga memastikan akan kembali mengusulkan 10 honorer di Dinas PUPR seperti di tahun 2021 lalu.
“Jadi selama masa dirumahkan ini kan mereka kalau mau kerja tapi tidak dibayar, itu dari kesediaan mereka karena ada pekerjaan kita yang mereka juga terlibat,” tutupnya. (Anti Patabang)