Honorer Mimika Kembali Kerja di September
Papua60detik - Bupati Mimika, Eltinus Omaleng memberi titik terang tentang kapan honorer kembali bisa bekera setelah dihentikan sementara Juni lalu.
"Paling lambat September sudah bisa kerja," katanya, Senin (2/8/2021).
Pemkab Mimika katanya, hanya butuh sebanyak 1000an honorer. Sementara total honorer di Mimika berjumlah 3.675.
"Sebenarnya kita target 1000an sih, tapi kita ambil lebih juga tidak apa-apa yang penting sesuai kebutuhan," ucapnya.
Omaleng menilai, keberadaa honorer yang tak sesuai kebutuhan justru membuat ASN tidak bekerja. Dan katanya, pimpinan OPD tidak berani memberikan perintah ke pegawai yang ASN.
"Jadi kepala dinas itu terima honor, (karena) mereka tidak berani perintahkan yang sudah pegawai negeri, karena lebih mudah perintahkan honorer," tutupnya.
Yang aneh, ia mengatakan, pimpinan OPD masih sedang melakukan pendataan dan penilaian kinerja honorer. Usai seluruh proses itu, baru ia akan tanda tangani SK-nya.
"Jadi mana yang dipakai mana yang tidak itu kembalikan kepada kepala OPD, karena yang menilai ini kan mereka masing-masing. Sebagian besar sudah (OPD) kasih ke pak Sekda, setelah tertampung semua baru kita bikin SK," katanya.
Padahal Sekretaris Daerah Mimika, Michael Gomar sebelumnya mengatakan pimpinan OPD telah melakukan assessment dan menyerahkan 3.675 nama ke Tim Penegakan dan Pengawasan Disiplin Aparatur Sipil Negara (TP2D).
Bahkan TP2D telah melakukan validasi. Hasilnya, tenaga honorer tersisa 2.800 orang dari total 3.675 nama yang diusulkan.
"Kita berharap (penandatanganan kontrak) secepatnya setelah kita mengajukan laporan hasil validasi data tenaga honorer kepada Bupati. Bapak Bupati akan melihat kembali dan kembalikan kepada TP2D untuk finalisasi dan kami juga sudah siapkan penandatanganan kontrak kerja tenaga honorer," kata Gomar, Rabu (14/7/2021) lalu. (Fachruddin Aji)