Ini Suara Gen Z buat Bupati-Wabup Mimika Terpilih
Ilustrasi suara Gen Z
Ilustrasi suara Gen Z

Papua60detik - Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Mimika, Johannes Rettob dan Emanuel Kemong tak lama lagi mengemban tugas memimpin Mimika lima tahun ke depan.

Tentu wajar masyarakat mengharapkan pasangan yang disebut JOEL itu berkinerja baik, wujudkan visi misi dan janji-janji politiknya. 

Generasi Z (Gen Z) tak mau ketinggalan. Misalnya Iseli Magal seorang Content Creator di Timika berharap dalam 100 hari kerja, Bupati dan Wakilnya harus mampu bersih-bersih di lingkungan pemerintahan.

"Tidak bisa dipungkiri di Timika ini pasti banyak mafia-mafia dan koruptor, itu mungkin bisa dikerjakan dalam 100 hari kerja. Apalagi bupati terpilih sekarang pernah jadi wakil bupati juga. Jadi dia tahulah apa yang terjadi di pemerintahan dan yang ada di Timika," ujar Iseli saat diwawancarai, Kamis (13/03/2025). 

Selain itu Iseli berharap JOEL membenahi sektor pendidikan, kesehatan. Termasuk membangun infrastruktur jalan serta transportasi ke pedalaman. 

Sementara itu, Raymond Peter Nampasnea, seorang pengusaha ingin pemerintah fokus pada pengembangan kota dan penembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, Timika sebagai kota industri butuh SDM terampil.

"Kalau pemerintah mau membangun anak-anak muda dari sektor skill maupun kinerja, itu berarti membangun generasi-geberasi yang hebat untuk Timika yang lebih baik," kata Raymond. 

Gen Z menyadari, selain membuka lapangan kerja pemerintah juga harus menyediakan pelatihan untuk menghasilkan tenaga kerja terampil, kreatif, dan inovatif. Kata Iseli, dengan semakin banyaknya peluang, fokus utama anak muda bukan hanya ke PT Freeport Indonesia.

Sandi seorang mahasiswa bilang generasi Z saat ini butuh pelatihan di bidang teknologi seperti pelatihan coding, desain grafis dan pemanfaatan media sosial. 

Dengan semua harapan itu Gen Z melihat wajah Mimika lima tahun ke depan berkembang seturut kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Mereka percaya JOEL bisa mewujudkan itu.

Iseli mengumpamakan Kabupaten Mimika dalam lima tahun ini seperti kapal yang berlayar. Dalam perjalanan akan melewati air tenang, kadang gelombang. Oleh karena itu diperlukan juru mudi yang benar-benar kuat. 

"Dalam berlayar pasti melewati air yang tenang, gelombang laut. Untuk mengatasi hal itu, kalau juru mudi tidak kuat pasti kapalnya akan tenggelam dan hilang arah, begitupun sebaliknya. Jadi saya harap bersama juru mudi yang baru ini, jangan sampai kapal yang ada ini tenggelam," pungkasnya.

Soal kritik, ketiga anak muda yang mewakili Gen Z di Timika ini mengaku tak bakal ragu melancarkan kritik ketika diperlukan. Toh, Gen Z di berbagai wilayah di Indonesia sudah membuktikan mampu mengonsolidasikan kekuatan mengkritik berbagai kebijakan pemerintah.

"Sangat bisa. Dalam melakukan aksi-aksi, Gen Z sekarang ini sudah lebih cenderung ke arah media sosial, jadi mereka bisa memanfaatkan media sosial karena di situ bisa lebih kreatif dan efisien," kata Sandi mewakili rekan-rekannya.  (Martha)