Isaias Douw Minta Konflik Kapiraya DIselesaikan Secara Adat
Papua60detik - Tokoh masyarakat Papua Tengah Isaias Douw angkat bicara terkait konflik horizontal yang terjadi antara Suku Mee dan suku Kamoro di wilayah Kapiraya.
Mantan Bupati Nabire itu meminta persoalan tersebut dibicarakan dan diselesaikan secara adat. Katanya, Suku Mee dan Kamoro bersaudara. Tokoh adat, kepala suku harus selesaikan persoalan di Kapiraya secara adat.
"Saya meminta kepada kepala suku Mee dan kamoro harus selesaikan sesuai dengan batas-batas yang telah diturunkan oleh leluhur nenek moyang kita di wilayah Mee maupun di wilayah Kamoro," kata Isaias saat diwawancara Papua60detik Kamis (18/2/2026).
Mee dan Kamoro menurutnya juga terikat secara religi. Penyebaran agama Katolik melalui wilayah Kamoro sebelum sampai ke wilayah Mee. Dari dulu, dua suku ini sudah hidup berdampingan.
Ia meminta pihak luar tidak mengintervensi atau ikut campur pada persoalan di Kapiraya. Kepada masyarakat, ia minta tidak mudah terhasut dan menahan diri agar tak timbul masalah baru.
"Kepala-kepala suku harus koordinasi, supaya masalah ini cepat tuntas, karena ini Papua. Apa yang telah diputuskan oleh kepala suku menjadi dasar, sehingga ke depan tidak terjadi hal serupa yang akan merugikan masyarakat suku Mee dan Kamoro," katanya. (Elia Douw)