Jaga Pasokan & Harga Pangan, Pemkab Nabire Gelar GPM
Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari Tengah berbaju hitam, di dampingi Kepala Dishanpan Yasor Victor Sawo kiri berbaju putih. Foto : Elias Douw/Papua60detik
Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari Tengah berbaju hitam, di dampingi Kepala Dishanpan Yasor Victor Sawo kiri berbaju putih. Foto : Elias Douw/Papua60detik

Papua60detik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire melalui Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) mengelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan jelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. 

GPM digelar di Jalan Kura- Kura, Lapangan Sapta Marga, Distrik Nabire, Kamis (14/8/2025).

Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari menyatakan  GPM ini adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

"Tujuannya sudah jelas bahwa untuk memastikan ketersediaan atau stok pasokan bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat sekaligus menjaga stabilisasi harga menjelang hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 di Nabire," ucapnya. 

Lanjutnya, diharapkan kepada masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani lonjakan harga yang sering terjadi pada momen-momen tertentu, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan dan hari-hari besar kenegaraan.

Ketika pangan terpunuhi, katanya, maka ketahanan keluarga dan ketahanan bangsa semakin kuat.

"Kegiatan ini bukan hanya sekedar pasar murah, tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat Kabupaten Nabire," ujar Pawennari. 

Wabup mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan momen GPM dengan bijak, membeli sesuai kebutuhan kita, serta tetap menjaga ketertiban.

Ia mengapresiasi semua pihak yang mendukung pelaksanaan GPM. Tanpa dukungan para pihak, menurutnya, kegiatan ini mustahil terlaksana.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam menyelenggarakan gerakan pangan murah yang kita laksanakan pada hari ini mulai dari pemerintah daerah, Bulog, pelaku usaha, distributor, aparat keamanan, dan rekan-rekan dari media," pungkasnya. (Elias Douw)