Janazah Briptu Meizyard Indey Tiba di Merauke
Papua60detik - Isak tangis sanak keluarga sambut kedatangan jenazah Briptu Meizyard Elisa Indey di Bandara Mopah Merauke, Senin (27/3/2023).
Almarhum salah satu korban penembakan saat mengamankan salat tarawih di Masjid Al Amaliah Distrik Ilu Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu (25/3/2023) malam.
Baca Juga: TNI Buka Suara Soal Mama Yasinta
Mewakili keluarga, George Lakesubun berharap agar kepolisian segera mengungkap pelaku dibalik penembakan almarhum.
"Kami juga berharap kepolisian bisa memfasilitasi semua proses hingga pemakaman nantinya karena anak kami ini meninggal saat bertugas," harapnya.
Di tempat sama, Welin istri dari korban mengaku sebelum kejadian ia sempat video call dengan suaminya. Karena saat itu, ia sedang sakit.
"Itu saja terakhir videoa call, setela itu telpon biasa," katanya berurai air mata.
Kabar kematian suaminya diperoleh dari keluarga di Jayapura pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIT.
“Dia ini laki-laki paling baik di dunia," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, anggota KKB menembaki aparat gabungan TNI/Polri yang sedang mengamankan salat tarawih di Masjid Al Amaliah Distrik Ilu Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu (25/03) sekitar pukul 20.00 WIT.
Akibat penembakan tersebut tiga personel TNI-Polri menjadi korban. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, salah satunya Briptu Meizyard Elisa Indey.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, aparat gabungan TNI-Polri yang melaksanakan pengamanan tiba-tiba mendapatkan tembakan dari arah depan salah satu kios di lokasi tersebut.
“Penembakan tersebut dilakukan oleh dua orang tak dikenal dengan menggunakan satu pucuk senjata laras pendek dan satu senjata laras panjang,” ungkap Kabid Humas. (Ami)