Jelang Lebaran, Daging Sapi Melonjak Rp135 Ribu
Harga daging sapi naik signifikan jelang lebaran. Foto: Anti Patabang/Papua60detik
Harga daging sapi naik signifikan jelang lebaran. Foto: Anti Patabang/Papua60detik

Papua60detik - Jelang lebaran, daging sapi terpantau mengalami lojakan harga di Timika.

Saat ini harga daging sapi Rp135 ribu per kilogram. Harga ini naik Rp20 ribu dibanding lebaran tahun lalu yang hanya Rp110 ribu saja.

“Harganya memang sudah naik dari pengambilan dari Surabaya. Naik sejak dua hari yang lalu,” kata pemilik Yuri Chicken, Putri yang ditemui Papua60detik, Jumat (7/5/2021).

Meski mengalami kenaikan, orderan daging justru meningkat drastis.

“Untuk masyarakat ini sudah nyetok duluan. Ini khusus untuk pemilik kios,” ungkapnya.

Putri memastikan harga daging sapi dan ayam akan terus bertahan hingga lebaran nanti.

“Stok sampai saat ini aman. Kemarin kita order dua kontainer tapi yang datang hanya satu saja karena memang daging ini sangat langka,” tutupnya.

Ayam beku, jahe dan kunyit justru mengalami kenaikan. Harga ayam beku naik Rp2 ribu. Sebelumnya Rp35 ribu, ayam beku kini dijual Rp37 ribu per kilo.

Jahe yang sebelumnya Rp40 ribu kini Rp50 ribu dan kunyit yang sebelumnya Rp35 ribu kini Rp40 ribu.

“Ini naik sejak pertengahan Ramadan karena memang ini juga masih tetap mengharapkan kiriman juga. Bukan hanya lokal yang kita jual,” kata Tari, salah satu pedagang.

Adapun bahan pokok yang tetap normal adalah tomat Rp20 ribu sampai Rp25 ribu, bawang merah Rp50 ribu dan bawang putih Rp40 ribu.

Harga cabai justru mulai turun Rp70 ribu sampai Rp75 ribu per kilo. Padahal sebelumnya bertahan di harga Rp160 ribu per kilo.

Dari pengakuan para pedagang, harga cabai mulai turun sejak satu minggu yang lalu karena kini cabai kiriman dari Makassar dan Merauke sudah mulai kembali masuk.

“Jadi kiriman sudah ada juga. Makanya lokal pun sudah turun. Kan kemarin hanya lokal saja yang ada,” kata Tari. (Anti Patabang)