Jelang Lebaran, Disnak Pastikan Daging Sapi dan Ayam Aman Dikonsumsi
Papua60detik - Jelang lebaran, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak dan Keswan) Mimika memastikan semua pangan asal hewan aman dikonsumsi.
Hasil sidak di pasar dan supermarket Disnak memang menemukan 2 kilogram daging tidak layak dikonsumsi karena sudah rusak. Daging itu telah disita dan dimusnahkan.
Sidak itu juga memastikan, tak ada pedagang yang menggunakan formalin.
“Jadi secara umum kita menjamin bahwa produk pangan asal hewan yang dijual atau disediakan di pasar untuk menyambut lebaran itu aman untuk dikonsumsi,” kata Kepala Disnak dan Keswan Mimika, Yosefin Sampelino, Selasa (11/5/2021).
Meski sudah dipastikan aman, namun ia tetap meminta konsumen teliti saat membeli. Prioritaskan beli daging segar, yang warnanya masih merah, bukan yang sudah kehitam-hitaman atau pucat.
“Yang sudah mulai pucat-pucat dan sampai kehitam-hitaman itu jangan lagi dibeli. Itu sudah tidak layak. Jadi harus jeli,” pesannya.
Sementara untuk harga, saat ini dagang sapi tembus Rp135 ribu per kilogram.
Yosefin mengatakan itu sudah harga wajar, bukan siasat pedagang. Menurutnya, harga pengambilannya dari Surabaya memang sudah naik.
Pada kasus itu, ia mengakui tak bisa berbuat apa-apa karena semua daging sapi beku di Mimika adalah kiriman.
“Jadi harga yang ada sekarang itu tergantung produk yang masuk dari luar. Jadi memang itu, tidak ada pedagang yang mau rugi, tetapi tetap kita jaga jangan sampai harga terlalu mencekik konsumen. Jadi kalau itu memang kita tidak bisa tekan karena datang dari luar,” jelasnya. (Anti Patabang)