Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Beras Tetap Stabil
Papua60detik - Jelang Natal dan Tahun Baru, harga beras masih belum mengalami lonjakan harga. Harga beras di pasaran terpantau pada kisaran Rp 12.000 per kilo.
Penuturan pedagang beras di Pasar Sentral, Syaiful, fenomena kenaikan harga di akhir tahun bergantung kepada pemasok.
Ia menyebutkan pada Desember tahun lalu kenaikan harga beras sebesar Rp 5000 rupiah perkilonya.
"Kalau kenaikan itu terjadi tergantung sama pemasok atau agen, kalau dari pemasoknya harganya naik maka kami pedagang juga pasti menaikkan harga," ujarnya saat ditemui di lapaknya, Senin (7/12/2020).
Stok beras yang dijualnya saat ini berasal dari Sulawesi, Merauke dan Bulog. Khusus untuk harga beras dari Sulawesi dirinya mematok harga Rp12.000 perkilogram, Merauke Rp11.000 perkilogram, dan Bulog Rp0.000 perkilogram.
"Contohnya per karung kita ambil Rp 540.000 kita jual Rp 570.000 gitu lah," paparnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika Michael R Gomar mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap harga sembako di Kabupaten Mimika.
"Kami akan melakukan operasi pasar mulai minggu depan, ujarnya saat ditemui pada Jumat (4/12/2020) lalu.
Gomar memastikan persediaan sembako di Mimika jelang akhir tahun tetap tersedia dan harganya pun stabil. Untuk memastikan hal tersebut pihakya akan membentuk tim yang turun ke pasar memantau harga.
"Kami akan memastikan sembako tetap tersedia dan kestabilan harga sembako jelang Natal dan Tahun Baru tetap terjaga," katanya. (Fachruddin Aji)