Jenazah Habel, Tukang Bangunan yang Ditembak Mati di Puncak Dipulangkan ke Kampung Halamannya
Jenazah Habel Alengpen, Tukang bangunan yang ditembak mati di Kabupaten Puncak, dievakuasi ke RSUD Mimika, Sabtu (5/6/2021). Foto: Salmawati Bakri Papua60detik
Jenazah Habel Alengpen, Tukang bangunan yang ditembak mati di Kabupaten Puncak, dievakuasi ke RSUD Mimika, Sabtu (5/6/2021). Foto: Salmawati Bakri Papua60detik

Papua60detik - Jenazah Habel Alengpen (Habel Helenti di berita sebelumnya),tukang bangunan yang ditembak mati diduga oleh KKB di Kampung Eromaga Distrik Omukia diberangkatkan ke kampung halamannya di Kabupaten Alor, NTT, Sabtu (5/6/2021).

Sebelum diberangkatkan, jenazah terlebih dahulu dievakuasi RSUD Mimika. Warga Flobamora sudah menunggu di RSUD Mimika.

Tampak hadir, Bupati Puncak Wilem Wandik didampingi Dandim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Rofi Irwansyah.

"Nanti dari Kupang ke Alor dengan speed milik Bazarnas karena tidak diizinkan dengan pesawat mengingat sementara pandemi Covid-19," ungkap Domi Kesia, perwakilan keluarga almarhum Habel.

Domi menjelaskan, jenazah merupakan pengantin yang baru menggelar pemberkatan di gereja pada pekan lalu.

Istri almarhum masih  berada di Ilaga dan tidak bisa mengantarkan jenazah kembali ke kampung halamannya.

Korban ditembak pada Kamis (3/6/2021) lalu sekitar pukul 12.30 WIT di Kampung Eromaga Distrik Omukia.

Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia menyebut, selain Habel, juga terdapat dua korban lainnya yakni Muh. Alif dan Abdul Haras. Beruntung, keduanya selamat dari peristiwa itu.

Habel ditodong senjata oleh dua orang dengan menggunakan 1 pucuk laras pendek dan 1 pucuk laras panjang.

"Korban sempat berteriak, 'ampun komandan', namun langsung ditembak oleh salah satu KKB yang menodongkan senpi tersebut sebanyak 1 kali," jelas Kapolres dalam keterangan tertulisnya yang diterima Papua60detik.

Habel mengalami luka tembak pada bagian leher bagian kanan hingga tembus ke mulut dan terkena rekoset pada bahu kiri. (Salmawati Bakri)