Jenazah Yairus Gwijangge Disambut Ratusan Warga
Papua60detik - Bupati Nduga, Provinsi Papua, Yairus Gwijangge meninggal dunia setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta Selatan, Minggu (15/11/2020) dini hari.
Jenazah diberangkatkan ke Kabupaten Mimika pada Senin (16/11/2020) menggunakan pesawat komersial, tiba sekitar pukul 08.00 WIT. Selanjutnya diterbangkan ke Nduga menggunakan pesawat perintis.
Kedatangan jenazah Yairus di Timika disambut ratusan warga yang sudah menunggu sejak pagi di Bandara Mozes Kilangin Timika.
Area terminal bandara dijaga ketat aparat Polres Mimika. Tapi saat jenazah tiba, warga tidak diizinkan masuk walaupun sekedar melihat jenazah untuk terakhir kalinya
"Tadi hanya transit dan ternyata sudah banyak warga Nduga di Timika yang menunggu di bandara menyambut kedatangan jenazah dan meminta agar jenazah dapat dikeluarkan untuk dilihat sebentar, namun Wakil Bupati Nduga yang menjemput langsung tidak mengizinkan, jenazah langsung dipindahkan ke pesawat Rimbun Air menuju Nduga," kata Kabag Ops Polres Mimika AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan saat ditemui di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kota Timika, Jalan Yos Sudarso, Senin siang.
Almarhum Yairus Gwijangge menjabat dua periode sebagai Bupati Nduga. Ia dipercaya masyarakat setempat untuk memimpin daerah yang dua tahun belakangan ini sering terjadi konflik bersenjata antara TNI-Polri dengan TPNPB-OPM.
Salah satu tokoh perempuan Mimika, Engelbertha Kotorok mengatakan, Bupati Yairus adalah seorang tokoh sekaligus putra Papua yang patut dijadikan teladan.
"Kita merasa kehilangan seorang tokoh untuk putra Papua, maupun tokoh didalam menjalankan pemerintahan. Beliau sangat luar biasa. Selain berkepribadian baik, Yairus adalah tokoh yang sangat dipercaya oleh masyarakat," kata mantan Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP) ini.
Selama hidup, Engelbertha mengaku sering bertemu dengan Bupati Yairus pada acara-acara resmi pemerintahan di Jayapura, seperti misalnya dalam acara perkumpulan Bupati dan Walikota se Provinsi Papua.
Meski tidak menjalin komunikasi secara intens, namun dengan melihat secara langsung, sosok Bupati Yairus menurutnya adalah tokoh yang berpengaruh di Papua.
"Sebelum berangkat ke Jakarta, saya sempat bertemu pak Bupati bersama keluarganya di Hotel Horison Timika. Beliau sempat mengatakan beliau dalam keadaan sakit dan beliau mau berobat. Ternyata itu terakhir ketemu sekitar dua minggu lalu," imbuhnya.
Atas kepergian Bupati Yairus, selaku tokoh perempuan Mimika Engelbertha turut merasa kehilangan dan berbelasungkawa. Keluarga yang ditinggalkan diharapkan sabar dan dapat menerima dengan ikhlas kepergian almarhum Yairus Gwijangge. (Salmawati Bakri)