John Rettob; Jangan Mudah Terprovokasi Isu Liar di Medsos
Papua60detik - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob meminta masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial dan jangan mudah terprovokasi isu-isu yang tidak jelas asalnya serta tidak membagikan bila menerima informasi yang berpotensi memecah belah.
Ia meminta masyarakat Mimika tetap menjaga keamanan, menjaga toleransi, solidaritas sebagaimana selama ini terjalin.
“Kita melihat fenomena sekarang terus terjadi. Jangan mudah terprovokasi isu-isu liar di media sosial. Kita di Mimika harus menjaga kedamaian. Jangan biarkan orang-orang memecah belah kita,” kata Wabup dalam tatap muka forkopimda dengan FKUB, FPB dan FKDM, Selasa (8/12/2020) di Hotel Cenderawasih 66.
Ia berpesan, peristiwa-peristiwa yang mencuat saat ini, seperti persoalan Front Pembela Islam (FPI) dengan institusi kepolisian dan deklarasi kemerdekaan Papua Barat oleh Benny Wenda tidak mempengaruhi kerukunan dan kedamaian masyarakat di Papua, khususnya Kabupaten Mimika.
Ia berharap Kabupaten Mimika bisa menjadi contoh daerah yang sangat menjaga toleransi dan menjunjung solidaritas. Baik di Papua maupun di seluruh Indonesia.
Menurutnya, dengan kehadiran Forum Kerukunan Umat Bergama (FKUB), Forum Pembaharuan Kebangsaan (FPK) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) serta semua paguyuban dari berbagai suku bisa menjadi mitra Pemerintah dan TNI/Polri untuk mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat.
“Saya berharap bapak ibu dengan membangun jejaring kerja untuk menjawab isu-isu tersebut dengan argumentasi logis yang dapat diterima di masyarakat. Kita harus melakukan penelusuran bersama dengan TNI/Polri untuk memutus mata rantai potensi konflik dan pencegahan dini terhadap kemungkinan-kemungkinan terjadinya konflik di masyarakat,” tutupnya. (Anti Patabang)