Kapolda Papua: Warga di TKP Penembakan Puncak Akan Dievakusi ke Sugapa
Kapolda Papua Mathius D Fakhiri. Foto: Humas Polda Papua
Kapolda Papua Mathius D Fakhiri. Foto: Humas Polda Papua

Papua60detik - Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyatakan, situasi di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak perlahan kondusif pasca aksi penembakan yang menewaskan dua orang guru selama dua hari berturut-turut.

Polda Papua telah mengirim pasukan gabungan untuk melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku.

Mencermati ancaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membuat masyarakat merasa ketakutan, aparat keamanan memutuskan mengevakuasi keluarga korban dan masyarakat pendatang di sekitar TKP penembakan. Mereka akan dievakuasi sementara ke Sugapa, Intan Jaya.

"Kita kasih naik pasukan untuk memperkuat Beoga sambil mendorong semua keluarga yang di TKP Julukma ke Sugapa yang paling dekat. Karena kalau ke Ilaga atau Timika butuh 45 menit," katanya saat dihubungi papua60detik, Sabtu (10/4/2021)..

Dalam rilis Humas Polda Papua disebutkan, sedikitnya  satu pleton Brimob organik dikirim ke Beoga guna membackup Polsek Beoga.

"Saya bersyukur dengan tokoh-tokoh agama di sana yang punya hati nurani melihat para pendidik atau guru-guru yang merasa ketakutan sehingga merekalah yang membantu aparat keamanan," imbuhnya. (Salmawati Bakri)