Kapolda Perintahkan Propam Selidiki Tindakan Aparat Tangani Simpatisan LE
Konferensi pers Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri. Foto: Amma/ Papua60detik
Konferensi pers Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri. Foto: Amma/ Papua60detik

Papua60detik - Tujuh orang warga dilaporkan jadi korban akibat aksi protes pendukung Gubernur Papua Lukas Enembe di Jayapura, Papua pada Selasa (10/1/2023). Satu di antaranya  yakni KE meninggal dunia akibat luka tembak, enam lainnya dirawat di rumah sakit. 

KE meninggal akibat luka tembak pada bagian paha atas sebelah kiri. EB mengalami cedera ringan, luka robek di pelipis kiri, luka robek di kepala bagian depan kanan. KO mengalami luka robek pada lutut sebelah kanan, DE luka tembak pada punggung kiri, NG luka tembak di paha atas sebelah kiri. UE luka tembak pada lutut sebelah kanan, NVT luka tembak tembus bagian perut kiri.

Dalam konferensi pers yang digelar di kantor pelayanan masyarakat Polres Mimika, Rabu (11/1/2023), Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyebut, ada dua simpatisan melakukan penyerangan terhadap Mako Satbrimob Polda Papua dan 17 orang melakukan penyerangan di Bandara Sentani.

“Ada beberapa insiden yang terjadi pada saat penangkapan kemudian dibawa ke Mako Satbrimobda, ada pelemparan batu oleh beberapa masyarakat simpatisan. Kita sudah amankan dan lakukan pemeriksaan. Informasi begitu cepat keluar, sehingga sempat bentrok dengan massa yang ada di Bandara Sentani. Kejadian ini setelah tim KPK dan Lukas Enembe telah berangkat ke Jakarta,” ujarnya didampingi Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol I G G Era Adhinata dan Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra.

Ia pun menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang menimpa para korban. Dan permohonan maaf kepada masyarakat. 

“Saya juga sudah minta Kabid Propam dan Dirkrimum melakukan penyelidikan apa yang dilakukan anggota Polri sudah tepat atau belum. Jika ada kesalahan, kita akan lakukan penegakan (hukum) terhadap anggota yang tidak taat,” ujar Fakhiri.

Ia menambahkankan, situasi Kamtibmas di Jayapua telah kembali kondusif. Aparat keamanan telah mengambil langkah-langkah pendekatan terhadap para tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga keluarga Lukas Enembe sendiri. (Amma)