Kapolda Tinjau Gudang Logistik KPU Pastikan Kesiapan Pemilu
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri meninjau langsung kesiapan logistik Pemilu di gudang logistik KPU, Selasa (30/01/2024). Foto: Humas Polda Papua
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri meninjau langsung kesiapan logistik Pemilu di gudang logistik KPU, Selasa (30/01/2024). Foto: Humas Polda Papua

Papua60detik - Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri beserta jajaran turun langsung periksa kesiapan logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di gudang logistik KPU Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura, Selasa (30/01/2024).

Kapolda ingin memastikan keamanan dan kelancaran distribusi logistik Pemilu menjelang hari pencoblosan, 14 Februari 2024 mendatang.

Ia memberikan perhatian khusus pada wilayah Kabupaten Jayapura, terutama di beberapa distrik atau Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang masih terpencil dan jauh dari pusat distribusi.

"Distribusi logistik pemilu harus berjalan aman dan lancar, bahkan idealnya sudah selesai H-5 sebelum hari pencoblosan. Apabila terdapat kekurangan data, KPU Kabupaten Jayapura diminta segera melakukan permintaan agar pada hari H tidak ada kendala yang mungkin terjadi," kata Kapolda.

Kapolda juga membahas kendala yang muncul terkait Gudang Logistik KPU Kota Jayapura, dimana barang logistik dari Kabupaten Pegunungan Bintang dikabarkan berada di gudang tersebut. 

Dalam konteks ini, dirinya memastikan bahwa pihak kepolisian siap memberikan dukungan dan pengawalan terhadap distribusi logistik untuk memastikan kelancaran proses Pemilu.

“Berbicara tentang kesiapan keseluruhan di Papua, kami menyatakan bahwa meskipun ada beberapa kendala, seluruh wilayah di Papua, termasuk daerah otonomi baru (DOB), telah sangat siap menghadapi Pemilu 2024,” ungkapnya.

Fakhiri menegaskan, kepolisian siap membantu dan mengawal KPU untuk mengatasi setiap masalah yang mungkin timbul jelang dan selama pelaksanaan Pemilu. Ini sesuai dengan nota kesepahaman antara Polri dan KPU RI. 

"Kami akan mensupport teman-teman KPU baik itu pengawalan pengamanan fisik maupun barang menuju TPS sesuai mekanisme dan ketentuan yang telah disepakati," tegasnya. (Martha)