Karnaval Budaya HUT Merauke Dibatalkan, ini Alasannya
Wakil Bupati Merauke, H Riduwan. Foto: Eman Riberu/ Papua60detik
Wakil Bupati Merauke, H Riduwan. Foto: Eman Riberu/ Papua60detik

Papua60detik - Karnaval budaya yang rencananya dilaksanakan pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-120 Kota Merauke, Papua dibatalkan oleh pemerintah daerah Merauke.

Wakil Bupati Merauke, H Riduwan mengungkapkan alasan pembatalan pergelaran budaya tersebut. Menurutnya, acara budaya ini harus batal karena terjadi peningkatan kasus Covid-19 di wilayah tersebut. 

"Pak Bupati selaku Ketua Satgas Covid-19 Merauke mengambil kebijakan untuk membatalkan pawai budaya, karena kasus bertambah terus," katanya, Rabu (9/2/2022). 

Ridwan menyebut sudah 70 orang yang terpapar Covid-19 di Merauke, dan memungkinkan jumlahnya dapat bertambah. Apalagi, varian omicron memiliki sifat yang lebih menular dan tanpa gejala. 

"Untuk acara puncak hiburan malam, belum ada keputusan untuk dibatalkan. Yang sudah pasti itu pawai budaya," tuturnya. 

Berkaitan dengan lonjakan Covid-19 di Merauke, pemerintah daerah setempat memfungsikan kembali Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 di kabupaten tersebut. 

"Kita mulai serius lagi untuk menerapkan prokes, melakukan pembatasan sosial dan mendorong terus program vaksinasi," tuturnya. 

Pemkab Merauke katanya, sudah siap menangani berbagai kemungkinan yang timbul akibat "ledakan" kasus Covid-19.

"Kita tetap dalam posisi siaga. Siaga prokes, siaga rumah sakit, siaga nakes dan juga obat. Tapi juga kita berharap masyarakat harus benar-benar taat prokes dan membatasi kerumunan," imbuhnya. 

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dirilis Dinkes Merauke per 9 Februari, sudah 96 kasus Covid-19 di Merauke. Sehari sebelumnya masih 70 kasus. (Eman Riberu)