Kasus Covid-19 di Pekerja PT Freeport Umumnya Gejala Ringan
Papua60detik - Kasus covid-19 di Mimika kembali mengalami peningkatan signifikan setelah Januari lalu mencatatkan "zero case" atau nol kasus.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra peningkatan kasus covid-19 di Mimika didominasi oleh karyawan PT Freeport Indonesia.
Vice President Government Relation PT Freeport Indonesia Johnny Lingga saat dikonfirmasi membenarkan.
Namun, menurutnya peningkatan kasus tidak hanya terjadi Mimika, tetapi juga Papua dan seluruh Indonesia.
"Kasus aktif saat ini mencapai 220 kasus kebanyakan isolasi mandiri dan berasal dari karyawan PTFI yang baru kembali dari cuti," paparnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (8/2/2022).
Dari 220 kasus tersebut 5 di antaranya dirawat di rumah sakit dengan gejala sedang akibat adanya komorbid dan belum mendapatkan vaksin.
"Dirawat di RS Tembagapura 4 dan 1 di Klinik Kuala Kencana," katanya.
Johnny menambahkan kendati masih ada karyawan yang belum menerima vaksin, presentase vaksinasi di PTFI sudah mencapai 90,06 persen.
"Karyawan kami terus imbau agar melaksanakan vaksinasi karena dengan adanya vaksinasi ini terbukti meskipun terjangkit (covid-19) gejalanya itu ringan," ucapnya.
Soal penanganan, ia memastikan perusahaan melakukan upaya yang tak jauh beda dengan tahun lalu, salah satunya menutup sementara fasilitas umum.
"Kami tutup gym, kolam renang, sport hall, kemudian untuk restoran menerapkan sistem pesan - antar, selain itu karyawan baik yang naik dan turun ke Mimika tetap melaksanakan tes anti gen. SDO juga tidak akan kami hentikan, selain itu tingkat keterisian rumah sakit juga masih minim," paparnya.
PTFI juga punya program berupa ajakan mengunjungi klinik jika terjadj gejala batuk atau pilek.
"Jadi kami ada program untuk karyawan kalau lihat teman sesama karyawan itu sakit atau batuk dan pilek langsung ajak mereka periksa ke fasilitas kesehatan," tutupnya. (Fachruddin Aji)