Kasus Covid-19 di Tembagapura Tembus 1000 Lebih
Vaksinasi Covid-19. Foto: Dok/ Papua60detik
Vaksinasi Covid-19. Foto: Dok/ Papua60detik

Papua60detik - Kasus aktif Covid-19 pada area kerja PT Freeport Indonesia di Tembagapura kini tembus 1264 kasus per Rabu (16/2/2022).

"Kasus per kemarin itu mencapai 1264 kasus dengan gejala ringan, yang di rumah sakit hanya 7 orang, itu gejala ringan juga. Tapi jumlah itu (kasus) sudah berkurang karena banyak yang sembuh juga perharinya ada 50, 70-an. Jadi cepat menurun lah, ungkap Vice President Government Relation PTFI Johnny Lingga, Kamis (17/2/2022).

Ia berharap puncak penularan Covid-19 gelombang ketiga sekarang terjadi akhir Februari ini.

menurutnya, tidak ada yang perlu ditakutkan dengan situasi Covid-19 sekarang. Terpenting adalah tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Intinyan kan protokol kesehatan jadi kalau batuk dan pilek ya sudah isolasi aja," tegasnya.

Ditanya tentang kebijakan perusahaan bagi karyawan yang akan kembali kerja ke Tembagapura tidak perlu melakukan Antigen Johnny juga membenarkan hal tersebut. Kebijakan itu katanya, berdasarkan pertimbangan medis. 

"Yang Shift Days Off (SDO) turun ke Mimika itu kan hanya tiga hari langsung naik. Kalau sudah vaksin lengkap memang tidak diantigen (lagi saat akan naik ke Tembagapura) karena exposure (tingkat kemungkinan tertular virus) rendah," katanya.

Ia membantah jika kebijakan tersebut malah akan menambah kasus dan penularan lewat transmisi lokal di Kota Timika.

"Tidak, karena kasus yang banyak kami temukan itu yang dari cuti, kemudian menyebar, kalau dari Mimika naik ke Tembagapura itu jarang," tegasnya.

Kebijakan antigen tetap berlaku bagi karyawan yang belum vaksin lengkap maupun yang telah divaksin lengkap tetapi berasal dari luar Mimika.

"Kalau dari luar Mimika meskipun sudah vaksin lengkap tetap antigen," tutupnya.

 (Fachruddin Aji)