Kekosongan Kursi Wakil Gubernur Papua Dibahas Usai Masa Kedukaan
Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus. Foto: twitter
Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus. Foto: twitter

Papua60detik - Gubernur Papua Lukas Enembe akan membahas terkait dengan kekosongan posisi Wakil Gubernur Papua setelah masa kedukaan selesai.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Gubernur Papua Muhammad Rifai Darus dalam keterangan pers yang dikutip dari akun twitter Pemerintah Provinsi Papua (@PemprovPapua) yang disiarkan pada Selasa (15/6/2021).

Enembe meminta, segala sesuatu yang berkaitan dengan proses pengisian kursi wakil gubernur, dapat dibicarakan setelah suasana duka terlewati yakni setelah 40 hari dari tanggal berpulangnya almarhum Klemen Tinal pada 21 Mei 2021 lalu. 

"Gubernur akan bertemu dengan koalisi partai politik pendukung Lukas Enembe-Klemen Tinal sesaat setelah beliau kembali dari masa pengobatannya di Singapura untuk menindaklanjuti seluruh agenda dan proses yang telah ditentukan peraturan perundang-undangan berkenaan dengan pengisian jabatan wakil gubernur," kata Rifai Darus. 

Enembe, katanya, dalam kondisi baik pasca pengobatan yang dilakukan di Singapura.

"Pasca pengobatan yang dijalankan oleh Gubernur Papua saat ini beliau tengah melakukan check-up berkala dalam kurun waktu 2 minggu. Pemerintah Provinsi Papua tetap berjalan sebagaimana mestinya oleh seluruh elemen pemerintahan dengan tetap

dikoordinasi oleh Gubernur Papua Lukas Enembe," katanya. (Fachruddin Aji)