Kelola APBD Rp3 Miliar, Dinas Ketahanan Pangan Tak Banyak Kegiatan
Papua60detik - Tahun ini, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika kembali menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola APBD dengan nilai kecil, yakni Rp3 miliar. Nilainya sama dengan APBD 2021 lalu.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika, Yulius Koga mengatakan dengan anggaran sekecil itu, instansi yang dipimpinnya tak banyak program atau kegiatan.
Ia mengaku tak mengerti kenapa selalu kebagian APBD dengan nilai kecil.
Yulius menjelaskan anggaran yang dikelola hanya mampu menangani beberapa kegiatan seperti pasar murah yang setiap tahun dua kali yakni menjelang Lebaran dan Natal, juga pembangunan pagar kantor.
Untungnya mereka dibantu dari dana Otsus Rp5 miliar. Dana inilah yang akan digunakan untuk membiayai beberapa program langsung kepada masyarakat, seperti bantuan tanaman pekarangan.
Program ini akan menyasar tiga kampung yakni Kampung Pomako, Kampung Nawaripi dan satu kampung di Distrik Iwaka. Masing-masing keluarga akan mendapatkan 10 bibit tanaman.
“Setelah mereka tanam, kami akan lakukan pendampingan selama 6 bulan. Jadi kita tidak lepas begitu saja. Pupuk obat kami semua siapkan,” jelasnya.
Ia mengatakan program ini bertujuan untuk membantu masyarakat Papua memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mengurangi biaya konsumsi rumah tangga.
“Ini program khusus untuk Orang Asli Papua (OAP) khususnya untuk ibu rumah tangga supaya mereka bisa memanfaatkan pekarangan rumah mereka. Supaya nantinya tidak perlu beli di pasar lagi, misalnya daun bawang,” tutupnya.
Adapun dana Otsus yang digunakan untuk program ini yakni Rp1,7 miliar. (Anti)