Kementan Anggarkan Rp24,5 Miliar Cetak Sawah di Jayawijaya
Papua60detik - Kementerian Pertanian (Kementan) menganggarkan dana program cetak sawah rakyat di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan sekitar Rp24,5 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jayawijaya Markus W Kenelak mengaku pihaknya juga dilibatkan dalam program nasional tersebut.
“Kami Dinas PUPR dilibatkan bersama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya untuk membantu menyukseskan program cetak sawah rakyat seluas 700 hektare di daerah ini. Dan anggaran yang digelontorkan oleh Kementan kurang lebih Rp24,5 miliar,” katanya di Wamena, Rabu (29/7/2026) seperti dilansir ANTARA
Menurut dia, Dinas PUPR Jayawijaya memiliki tugas membuat infrastruktur atau konstruksi jaringan sekunder, irigasi, primer, tersier, membuat pematang sawah, dan membuat jalur petak.
Sementara Dinas Pertanian, kata dia lebih kepada penentuan lokasi serta penunjukan kelompok tani yang akan mengerjakan program cetak sawah rakyat.
“Kami dengan Dinas Pertanian saat ini berkolaborasi dalam tugas pokok dan fungsi atau tupoksi sesuai bidang keahlian masing-masing dalam menjalankan program cetak sawah rakyat di delapan distrik di Jayawijaya,” katanya.
Dia menambahkan, biaya per hektare sawah baru tersebut kurang lebih sebesar Rp35 juta, sehingga untuk 700 hektare dibutuhkan anggaran sebesar Rp24,5 miliar.
Delapan distrik yang menjadi pusat pelaksanaan program cetak sawah rakyat itu yakni Maima, Usilimo, Asolokobal, Mustatfak, Hubikosi, Siepkosi, Walelagama, dan Silokarnodoga.
“Bapak bupati secara simbolis akan meluncurkan program cetak sawah rakyat itu pada 31 Juli 2026 di Kampung Wosi, Distrik Usilimo, Kabupaten Jayawijaya,” katanya. (Redaksi)