Kena Begal di Jalan Bougenville, Tangan Pemuda ini Putus
Papua60detik - Sekelompok pemuda menjadi korban penyerangan brutal saat sedang nongkrong di tempat penjualan es teh di Jalan Bougenville Timika, Rabu (28/1/2026) malam. Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 22.25 WIT dan menyebabkan satu korban mengalami luka parah hingga tangan kirinya putus.
Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru Ipda Teguh Krisandi Fardha mengatakan, usai melakukan penyerangan, para pelaku juga merampas sejumlah barang milik korban, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Scoopy dan satu unit Honda Vario, serta dua unit telepon genggam milik E dan S. Para pelaku kemudian melarikan diri ke arah arah Gorong-gorong.
Berdasarkan keterangan saksi, AA alias Ian, saat kejadian ia bersama sekitar enam orang rekannya tengah duduk santai di depan Ruko Tiga Putra sambil minum es teh. Suasana berubah mencekam ketika empat orang pelaku datang menggunakan dua unit sepeda motor dan langsung menghampiri mereka.
Salah satu pelaku turun dari sepeda motor dengan mengenakan jaket hoodie berwarna abu-abu sambil membawa sebilah parang. Pelaku tersebut langsung mengancam korban inisial Ezra dengan berkata, “Ko ini sudah kah?” lalu dijawab korban, “Sa kenapa kaks?”
Tak berselang lama, pelaku lain turut turun dan menghampiri korban YR alias Ujang sambil melontarkan pertanyaan bernada ancaman. Dua pelaku lainnya kemudian mendekati korban S dan memukulnya menggunakan tangan kosong pada bagian bahu.
Melihat situasi semakin tidak terkendali, para korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Namun di tengah kepanikan itu, korban FMK tiba-tiba berteriak histeris sambil meminta pertolongan, “Tangan saya putus, tolong antar saya ke rumah sakit!”.
Saksi AA bersama dua rekannya berlari ke arah Kantor POM untuk mengambil sepeda motor. Saat kembali ke lokasi kejadian, mereka menemukan potongan tangan kiri milik korban FMK tergeletak di pinggir jalan. Potongan tangan tersebut kemudian dibawa ke RSUD, tempat korban telah lebih dulu mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk mengungkap identitas para pelaku dan motif di balik aksi kekerasan tersebut.
"Korban sudah buat laporan polisi (LP), LP terbit di Polsek Mimika Baru," kata Teguh. (Eka)