KKB Tembak Mati Dua Tukang Ojek di Puncak
Papua60detik - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menembak mati dua tukang ojek di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Kamis (21/11/2024) sekitar pukul 13:00 WIT. Kedua korban bernama Imran dan Asrun Eko Putra.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Bayu Suseno mengatakan, peristiwa pembunuhan itu disaksikan oleh seoran saksi berinisial TT. Saksi mengaku melihat Kalenak Murib yang merupakan KKB Puncak dan anggota KKB lainya menembak dan membacok kedua korban menggunakan parang.
“Melihat hal tersebut saksi TT pun langsung menuju Distrik Sinak. Setibanya di Distrik Sinak Kabupaten Puncak, saksi TT langsung menceritakan kejadian tersebut kepada saksi P dan kemudian sekitar pukul 16.30 WIT, saksi P langsung melaporkan informasi kejadian tersebut ke Mapolsek Sinak," kata Bayu.
Evakuasi rencananya dilakukan pada hari ini jumat 22 November 2024. Evakuasi sempat tertunda karena jembatan penghubung antara Distrik Sinak dan Distrik Mageabume terputus.
Sementara itu, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Komando Daerah Pertahanan (Kodap) XXVII pimpinan Militer Murib mengaku bertanggung jawab atas penembakan itu. Mereka menuding kedua korban merupakan aparat intelijen Indonesia.
"Itu atas perintah saya dan kami siap bertanggung jawab atas penembakan tersebut," ujar Panglima TPNPB Kodap XXVII Brigjen Militer Murib dalam keterangan tertulis.
Ia berpesan agar warga Indonesia untuk segera keluar dari wilayah operasi TPNPB Kodap XXVII karena akan dianggap sebagai agen intelejen militer Indonesia yang memasuki wilayah zona merah atau wilayah perang.
"Maka, jika kami dapat siap ditembak mati," katanya. (Eka)