KKSS Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pomako
Papua60detik – Musibah kebakaran yang melanda kios di sekitar Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika Timur, pada Senin dini hari (4/8/2025) menyisakan duka mendalam. Deretan kios yang sebelumnya ramai kini hanya menyisakan puing dan abu sisa kebakaran.
Merespons peristiwa tersebut, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Mimika –Papua Tengah, Iwan Anwar, bersama sejumlah pengurus turun langsung ke lokasi kejadian. Mereka melihat kondisi bangunan yang ludes terbakar serta menyapa para korban yang kini kehilangan mata pencaharian.
Dalam kesempatan itu, Iwan Anwar yang juga menjabat sebagai Anggota DPRK Mimika, menyampaikan keprihatinannya secara langsung kepada warga terdampak. Ia menegaskan bahwa kehadiran KKSS bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai wujud kepedulian nyata terhadap sesama.
“Kita turut merasakan duka mereka. Karena itu, kami ingin hadir secara langsung, mendengar apa yang menjadi kebutuhan mereka, dan membantu semampu kami,” kata Iwan.
Dirinya juga menyoroti persoalan lambatnya respon pemadam kebakaran yang dinilai terkendala oleh jarak yang cukup jauh dari pusat kota ke wilayah pesisir Pomako.
“Kami mendorong pemerintah daerah untuk mengevaluasi ketersediaan unit pemadam kebakaran, khususnya di wilayah timur Mimika. Idealnya harus ada pos damkar di daerah ini untuk respons yang lebih cepat,” tegasnya.
Sementara itu, bantuan darurat berupa bahan kebutuhan pokok juga disalurkan oleh KKSS Mimika kepada para korban untuk meringankan beban mereka di tengah situasi sulit.
Dari keterangan warga, salah satu korban bernama Saripudin mengisahkan bahwa api mulai terlihat sekitar pukul 05.00 WIT. Ia mengaku sempat melihat kobaran api muncul dari bagian atas kios dan langsung berteriak meminta pertolongan.
“Warga sudah coba padamkan dengan alat seadanya, tapi api cepat menyebar. Mobil damkar datang lama karena lokasinya memang jauh,” ujar Saripudin.
Hingga berita ini ditayangkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Total kerugian belum dapat dipastikan oleh pihak terkait. (Faris)