Korban Kericuhan Wamena Bertambah, 10 Warga Tewas
Papua60detik - Korban kericuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, bertambah. Hingga Jumat (24/2/2023), sudah 10 warga dilaporkan tewas.
Selain korban jiwa dan luka-luka, puluhan harta benda warga juga jadi korban perusakan dan pembakaran. Kendaraan milik TNI-Polri juga jadi sasaran amukan massa di Distrik Sinakma.
Baca Juga: TNI Buka Suara Soal Mama Yasinta
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan, aparat TNI L-Polri telah mengambil langkah cepat untuk menangani masalah tersebut.
"Sebenarnya mau diselesaikan di Polres. Namun adanya provokasi sehingga terjadilah kericuhan. Adapun korban 10 warga dan 18 aparat keamanan luka-luka karena terkena batu dan busur panah. Dua ruko dan 13 rumah rusak," ujar Kapolda kepada awak media di Timika.
Lanjut, Fakhiri mengatakan, satu kompi brimob BKO telah diberangkatkan untuk perbantuan di Polres Jayawijaya.
Bahkan Forkopimda pun telah mengambil langkah bersama agar situasi kembali kondusif di Wamena.
"Forkopimda juga akan berkomunikasi dengan tokoh masyarakat setempat. Dirkrimum dan Kabid Propam juga sudah ke sana," ujar Fakhiri.
Ia mengatakan, kerusuhan yang terjadi pada Kamis (23/2/2023 kemarin itu dipicu hoaks tentang penculikan anak.
"Anggota diinstruksikan lebih soft menghadapi aksi massa. Saya telah menginstruksikan Kabid Propam ke Wamena untuk evaluasi secara menyeluruh pola penanganan. Kami tidak mau masalah ini terulang lagi. Ada yang provokasi sehingga terjadi masalah itu akibatnya jatuhnya korban karena hoax," ujarnya. (Amma)