Kunker ke Timika, Kabasarnas Akui Kurangnya Alutsista dan SDM
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsdya TNI Henri Alfiandi meninjau alutsista SAR Timika, Kamis (7/9/2021).Foto: Salmawati Bakri/ Papua60detik
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsdya TNI Henri Alfiandi meninjau alutsista SAR Timika, Kamis (7/9/2021).Foto: Salmawati Bakri/ Papua60detik

Papua60detik - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) atau yang saat ini sudah berubah nama menjadi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Madya (Marsdya) TNI Henri Alfiandi melakukan kunjungan kerja ke SAR Timika, Papua, Kamis (7/9/2021).

Tiba di kantor SAR Timika, Marsdya TNI Henri Alfiandi langsung disambut tarian Papua dan dilanjutkan pengarahan kepada personel SAR Timika. 

Mantan atlet terbang layang ini juga meninjau sejumlah alutsista yang dimiliki SAR Timika. 

"Saya menyempatkan diri untuk mengunjungi memberikan semangat dan penghargaan. Terutama kemarin, berhasil mengevakuasi pesawat Rimbun Air (Yang jatuh di Intan Jaya)," ujarnya saat ditemui awak media usai kunjungan tersebut. 

Ia mengapresiasi 10 personel kantor pencarian dan pertolongan Timika yang membantu proses evakuasi bersama tim gabungan di daerah yang cukup rawan.

"Kita akan memberikan penghargaan khusus atas dedikasi itu. Walau ada hambatan kelompok yang tidak menginginkan, namun bersama timsar gabungan proses evakuasi berhasil dilakukan," ujarnya. 

Meski diakuinya, SDM kantor pencarian dan pertolongan masih minim, namun Henri memastikan kesiapsiagaan para personel yang bertugas. 

"Sampai saat ini, pemerintah untuk memenuhi personel baru 35 persen. Itu untuk personel, apalagi peralatan. SDM sudah siap, peralatan yang harus dipenuhi pelan-pelan. Tergantung budget yang diberikan pemerintah (itu amanah)," imbuhnya. 

"Kita sudah merencanakan tahun depan ada penambahan kapal tempel, mobil SAR dan alat untuk mengevakuasi di pengunungan. Tentunya apa yang bisa dibantu, kita upayakan," ujarnya menambahkan. (Salmawati Bakri)