Lagi, Dua Prajurit Gugur di Nduga, Panglima TNI Isyaratkan Hard Power
Papua60detik – Dua prajurit Satgas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad gugur dalam kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Nduga, Kamis (30/11/2023) sore.
Kedua jenazah telah dievakuasi ke Kabupaten Mimika, Jumat (1/12/2023).
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kepada awak media di Jakarta menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa itu.
Sebelumnya, pada Sabtu (25/11/2023) di distrik yang sama, empat prajurit Satgas Yonif MR 411/Pandawa gugur dalam kontak tembak.
“Dengan adanya prajurit yang gugur, selaku panglima saya berduka cita, kewajiban dan hak-haknya kita penuhi,” ujarnya.
Atas penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata itu, Panglima mengisyaratkan penggunaan hard power daripada sebelumnya yang mendahulukan soft power.
“Mereka sekarang sudah mulai menyerang-menyerang kita, ya kita gunakan hard power. Ya kan,” katanya. (Amma)