Lagi, Seorang Guru di Puncak Ditembak Mati
Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan

Papua60detik - Duka mendalam kembali menyelimuti dunia pendidikan. Jumat (9/4/2021) seorang guru di Distrik Beoga Kabupaten Puncak, Papua ditembak mati.

Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia mengatakan bahwa korban yang diketahui bernama Yonatan Renden itu adalah tenaga pendidik di SMP Negeri 1 Julukpma, Distrik Beoga.

Korban meninggal dunia setelah ditembak di rumahnya yakni ujung Bandara Beoga sekitar pukul 16.45 WIT.

"Sementara jenazahnya sudah berada di Puskesmas Beoga," singkatnya saat dikonfirmasi papua60detik, Jumat malam.

Sehari sebelumnya, Kamis (8/4/2021), Oktovianus Roya yang juga seorang guru SD Inpres Kemalbet Jambul juga mengalami nasib yang sama.

Okto meninggal dunia setelah ditembak saat sedang menjaga kiosnya di Distrik Beoga.

Polisi menduga, pelaku penembakan terhadap dua orang guru itu adalah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Seorang guru pahlawan tanpa tanda jasa, mendidik anak-anak kok dianiaya.  Itu sungguh perbuatan yang tidak terpuji. Kita aparat keamanan akan terus melakukan penegakan hukum terhadap pelaku," katanya. (Salmawati Bakri)