Lewat Donor Darah, Korpolairud Baharkam Polri Target Pecahkan Rekor Muri
Donor darah di KP. Bima-7014 Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri  saat sandar di Pelabuhan ASDP, Distrik Mimika Timur, Rabu (18/11/2020).
Donor darah di KP. Bima-7014 Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri saat sandar di Pelabuhan ASDP, Distrik Mimika Timur, Rabu (18/11/2020).

Papua60detik -  Direktorat Kepolisian Perairan (Dirpolair) Korps Polisi Air dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri menargetkan aksi donor darah di seluruh pelosok tanah air akan tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Aksi donor darah serentak itu dalam rangka menyambut HUT  Korpolairud ke 70 yang jatuh pada 1 Desember 2020.

Komandan KP. Bima-7014 Kompol Hari Suryadi mengatakan target pemecahan rekor muri itu dengan mengumpulkan 500 kantong darah di seluruh Indonesia.

Menariknya, donor darah dilakukan di atas Kapal Polisi (KP) Bima-7014. Di Timika kapal tersebut bersandar di Pelabuhan ASDP, Distrik Mimika Timur, Rabu (18/11/2020).

Khusus di Timika, pihaknya menargetkan dapat mengumpulkan 50 kantong darah.

"Kegiatan donor darah ini dilakukan serentak di seluruh pelosok tanah air, mulai 16 sampai 19 November 2020 dengan melibatkan stakeholder seperti Basarnas dan masyarakat pesisir di sini," ujarnya.

Adapun penyelenggaraan donor darah itu bekerja sama dengan PMI dan UTD RSUD Mimika, serta satuan tugas dan instansi lainnya.

Kompol Hari mengatakan, selain untuk memecahkan rekor MURI, kegiatan donor darah ini juga sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan darah. Apalagi dibsaat pandemi covid-19, stok darah sangat terbatas

"Setetes darah yang disumbangkan sangatlah berarti bagi sesama. Karenanya, di peringatan HUT Korpolairud kami menggelar donor darah ini," ujarnya.

Kompol Hari menambahkan,mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid-19, maka kegiatan donor darah ini tetap menerapkan protokol kesehatan.

Setiap pendonor maupun petugas kesehatan wajib menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan terhadap tamu atau undangan yang masuk. Apabila tamu itu tidak menggunakan masker, maka kami sudah siapkan. Semoga apa yang kami lakukan ini bisa berguna bagi masyarakat di Mimika," imbuhnya. (Salmawati Bakri)