Lion Air Selidiki Insiden di Bandara Mopah Merauke
Papua60detik - Menyikapi insiden di Bandara Mopah Merauke pada Kamis (26/1/2023), saat ini Lion Air bersama pihak berwenang terkait sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Lion Air tidak dapat berspekulasi atau memberikan keterangan mengenai penyebab. Proses investigasi membutuhkan waktu signifikan untuk mendapatkan rekomendasi," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam media statement yang diterima redaksi, Kamis malam.
Ia mengatakan, penerbangan JT-797 telah dipersiapkan secara baik mengikuti standar operasional prosedur. Sebelum keberangkatan pesawat sudah dilakukan pengecekan dan pemeriksaan lebih awal (pre-flight check) dengan hasil layak dan aman dioperasikan (airworthy for flight).
Penerbangan ini akan membawa tujuh awak pesawat serta 122 penumpang. Setelah persiapan layanan dan penanganan darat selesai, pesawat bersiap dan mulai bergerak perlahan di area parkir pesawat (apron).
Dalam proses itu terjadi hambatan di area sebelah kanan pesawat. Dalam memastikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, pilot memutuskan untuk kembali ke titik parkir guna dilakukan pemeriksaan.
"Hasil pengamatan, lekukan ujung sayap bagian kanan menyentuh (bergesekan) pada bagian luar bangunangarbarata bandar udara," katanya.
Seperti diketahui, akibat insiden itu ratusan penumpang pesawat tersebut batal berangkat.
Danang Mandala mengatakan, dalam memberikan rasa kenyamanan, seluruh penumpang diarahkan dan diturunkan menuju ruang tunggu terminal keberangkatan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
"Lion Air menyediakan fasilitas kepada seluruh penumpang berdasarkan ketentuan yang berlaku antara lain memindahkan penerbangan (transfer flight) pada maskapai lain yang disesuaikan ketersediaan kursi, proses pengembalian dana tiket (refund) sesuai permintaan penumpang serta lainnya. Lion Air menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul," tutupnya. (Burhan)