Marak Begal di Timika, Kapolres Minta Orang Tua Batasi Anak Keluyuran Malam
Papua60detik – Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, lebih meningkatkan pengawasan terhadap anaknya yang masih usia sekolah dan sering berkeliaran pada malam hari.
Imbauan ini disampaikan menyusul maraknya aksi begal dan tindak kejahatan jalanan di wilayah Timika.
Menurut kapolres, kejahatan pada umumnya terjadi karena adanya kesempatan. Ia mencontohkan banyak anak-anak, termasuk remaja putri yang masih berusia belasan tahun, terlihat mengendarai sepeda motor hingga larut malam. Mereka berpotensi menjadi sasaran pelaku kejahatan.
"Begal atau kejahatan ini terjadi bukan hanya karena niat pelaku, tetapi juga karena adanya kesempatan. Tadi malam saya masih melihat anak-anak perempuan yang masih kecil membawa motor dan duduk berpacaran. Kondisi seperti ini bisa dimanfaatkan pelaku untuk melakukan perampasan atau pembegalan," ujar Kapolres, Jumat (24/7/2026).
Kapolres menegaskan, masyarakat perlu lebih waspada dan menjaga keselamatan diri. Bila tak memiliki kepentingan mendesak, sebaiknya tak beraktivitas di luar rumah pada malam hari.
"Anak-anak yang suka nongkrong malam rata-rata masih berstatus pelajar, usianya masih belasan tahun, tetapi sudah membawa kendaraan bermotor. Orang tua harus lebih tegas kepada anak-anaknya agar tidak keluyuran pada malam hari," katanya.
Ia menyebut, pihak kepolisian saat ini masih mengedepankan langkah persuasif dengan memberikan imbauan pulang kepada para remaja yang kedapatan ngumpul hingga larut malam.
Namun demikian, ke depan Polres Mimika akan meningkatkan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas maupun kelengkapan administrasi kendaraan. Remaja yang kedapatan berkendara tanpa dokumen lengkap akan dikenai tindakan sesuai aturan.
"Tadi malam saya masih memberikan imbauan dan menyuruh mereka pulang. Besok kalau kami lakukan pemeriksaan dan surat-surat kendaraan tidak ada, motornya akan kami tahan dan anaknya kami suruh pulang. Nanti orang tuanya yang datang mengambil kendaraan tersebut," pungkasnya. (Eka)