Meki Nawipa Janjikan Kesehatan Gratis Bagi Warga Binaan Lapas Timika
Papua60detik - Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Deinas Geley bersama Bupati dan Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob dan Emanuel Kemong mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Timika, Rabu (9/4/2025).
Kedatangan Gubernur disambut oleh Plh Kalapas Kelas IIB Timika Mahris Kaway beserta jajaran dan warga binaan di Lapas Timika. Meki Nawipa menjadi gubernur pertama yang mengunjungi Lapas Kelas IIB Timika.
Baca Juga: RSUD Mimika Bakal Tambah Gedung Baru
Meki Nawipa mengatakan pemerintah akan memastikan pemenuhan hak asasi manusia bagi warga Lapas khususnya pada hak mendapat layanan kesehatan.
"Siapapun dia, statusnya apa, kita kasih kesehatan gratis. BPJS harus clear, kalau ada warga Papua Tengah yang sakit maka sudah dicover oleh pemerintah," kata Meki.
Selain itu bantuan hukum juga akan diberikan kepada anak-anak yang masuk Lapas atau terjerat pidana. Menurutnya banyak anak-anak Papua yang tidak mendapat bantuan hukum saat terlibat tindak pidana.
"Jadi, nanti di sini kita siapkan bantuan hukum, jangan sampai hanya curi sendal dimasukkan atau tidak ada orang yang membela akhirnya 10 tahun penjara karena kebencian dan lain-lain. Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan juga Pemerintah Mimika kami akan siapkan bantuan hukum sebagai bagian dari masyarakat Mimika bahwa mereka perlu dibantu," paparnya.
Kepada warga binaan, ia berpesan tak lagi mengulangi perbuatannya. Masuk Lapas cukup sekali.
"Dan di sini juga bisa buat kelompok umkm, di sini bisa dibantu ikut pameran dengan kreativitas warga binaan," pungkasnya.
Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan Pemkab selalu mendukung dan bekerja sama dengan Lapas Timika.
"Selama ini kita kerja sama kita bangun klinik di sini. Meskipun instansi vertikal namun warga binaan orang Mimika secara moril maka kami bantu. Pagar belakang juga sempat jebol, kami juga tutup kembali," ujar John Rettob.
Saat ini jumlah warga binaan Lapas Timika sebanyak 306 orang, paling banyak narapidana perkara narkoba. Kondisi warga binaan Lapas katanya cukup baik.
"Mereka cukup baik, di sini dibina, banyak yang mereka buat kreatif, lukisan, ukiran, patung. Keluar dari sini harus jadi orang baik, kita harus dekat dengan Tuhan," katanya. (Eka)