Mimika akan Hentikan Pengiriman Telur ke Luar Daerah Mulai September
Papua60detik - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak dan Keswan) Kabupaten Mimika akan menghentikan pengiriman telur ke luar daerah mulai September.
Penghentian pengiriman kata Kepala Disnak dan Keswan, Yosefine Sampelino dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok selama PON XX berlangsung.
Menurutnya kebutuhan selama PON harus terpenuhi, sekalipun Mimika sudah mampu memproduksi 11 ton telur per harinya.
“Kita belum tahu berapa kebutuhan nanti, tapi ini antisipasi kita. Kita tidak mungkin kirim keluar sementara kita pun akan butuh banyak,” katanya kepada Papua60detik, Senin (5/4/2021).
Ia mengatakan, akan mengawasi serta tetap berkoordinasi dengan daerah-daerah yang selama ini mengambil telur di Mimika yakni Wamena, Agats, Puncak, Tolikara dan Nduga, pasalnya penghentiannya hanya sementara.
“Selesai PON akan normal kembali,” katanya singkat.
Selama ini, pengiriman ke lima kabupaten tetangga ini dilakukan dua kali seminggu atau tergantung permintaan. Dalam satu kali pengiriman bisa sampai 5 sampai 10 ton. Pengiriman terbanyak ke Wamena karena permintaan masyarakat disana meningkat pesat. (Anti Patabang)