Natal dan Tahun Baru, Dinkes Minta Tanpa Kerumunan
Papua60detik - Dinas Kesehatan Mimika mewanti-wanti warga tetap menjaga penerapan protokol kesehatan pada perayaan Natal dan Tahun Baru nanti.
Namanya hari raya, bukan hanya Natal dan Tahun Baru selalu membuka peluang terjadinya kerumunan. Dan kerumunan menurut Kadinkes Mimika, Reynold Ubra, merupakan sebuah masalah di dalam masa adaptasi kebiasaan baru saa ini.
Ia lantas mengimbau, perayaan Natal tahun ini dilaksanakan secara virtual.
"Saya secara pribadi sebagai ahli wabah meminta kebijaksanaan dari para pemuka agama agar misalnya perayaan Malam Kudus dilakukan secara virtual seperti selama ini sudah berjalan," ujarnya saat ditemui wartawan di Hotel Grand Tembaga, Rabu (2/11/2020).
Sudah jadi rutinitas, setiap jelang akhir tahun, warga beramai-ramai pulang kampung halaman. Mereka yang tinggal di Timika, saling mengunjungi berbagi suka cita Natal.
Dua kebiasaan warga di atas meningkatkan mobilitas atau pergerakan warga yang menurut Reynold ikut menambah risiko penularan covid-19.
"Mencegah penularan terjadi kepada keluarga yang harus dilakukan adalah menghindari kerumunan dan mobilitas," tuturnya.
Sebab itu, kebijakan Presiden Jokowi mengurangi masa libur akhir tahun menurutnya adalah langkah tepat. Kebijakan itu bisa mengurangi risiko penularan sekaligus berefek positif pada sektor ekonomi yang terpuruk karena pandemi. (Fachruddin Aji)