Pangan Lokal Belum Jadi Prioritas MBG di Mimika
Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua Satgas MBG Mimika, Emanuel Kemong, foto: Martha/Papua60detik
Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua Satgas MBG Mimika, Emanuel Kemong, foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - BGN Wilayah Kabupaten Nabire meluncurkan strategi bernama gerakan 'Dua Hari Tanpa Nasi'. Tujuannya menyerap hasil bumi lokal.

BGN Nabire mewajibkan seluruh SPPG membeli hasil bumi dari pedagang lokal, sehingga program ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat bawah. 

Lalu bagaimana di Timika? Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua Satgas MBG Mimika, Emanuel Kemong, mengaku belum sampai ke tahap tersebut. 

Saat ini, BGN dan Satgas MBG masih memprioritaskan pelaksanaan program yang sedang berjalan. Meski demikian, Emanuel menyebut konsep pemanfaatan pangan lokal merupakan langkah yang baik. Hanya saja perlu evaluasi program serta penyusunan regulasi pendukung. 

"Kita belum sampai ke situ, masih belum. Kita lebih pada fokus dengan yang sedang kita jalani. Kalau di sini bisa lakukan, ya kita jalan. Pangan lokal boleh, yang sekarang jalan ini juga boleh. Cuma kita lihat dulu evaluasinya dulu, terus masukan dari masyarakat," ujarnya saat diwawancarai, Senin (06/07/2026) 

"Mungkin ini untuk daerah-daerah yang di wilayah 3T kita bisa lakukan pangan lokal.  Tetapi untuk saat ini kami fokus pada apa yang sedang berjalan," sambungnya. 

Emanuel menambahkan, untuk wilayah Kota Timika sudah ada 18 dapur aktif beroperasi, termasuk dapur-dapur yang sebelumnya sempat mengalami suspensi. (Martha)