Panglima TNI Sebut Penyelesaian Masalah di Papua Perlu Konsep Terintegratif
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Humas Polda Papua
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Humas Polda Papua

Papua60detik - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kunjungan perdana di Makodam XVII/Cendrawasih, Papua, Jumat (08/12/2023). Ia didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pengarahan kepada prajurit TNI-Polri yang bertugas di Papua.

Agus Subiyanto mengakui, hingga saat ini permasalahan Papua belum terselesaikan seperti seharusnya. Ia menawarkan konsep penyelesaian terintegrasi.

"Konsep ini harus terintegratif antara TNI, Polri, kementerian dan lembaga. Tentunya perlu adanya koordinasi yang baik, disesuaikan dengan kearifan lokal seperti yang sudah disampaikan oleh Kapolda, tidak ada letusan," ujarnya.

Panglima TNI yang baru saja dilantik itu meminta Komandan Satuan (Dansat) agar berkoordinasi dengan berbagai institusi baik Polri maupun lembaga pemerintahan.

"Laksanakan koordinasi yang baik, tujuannya adalah masalah Papua selesai dan masyarakat Papua sejahtera," ujarnya.

Untuk menunjang kinerja prajurit, Panglima TNI mengatakan beberapa waktu lalu telah melapor kepada Presiden RI terkait kenaikan uang lauk pauk. 

"Uang makan operasi sudah saya sampaikan kepada bapak Presiden. Atas dukungan dari Kapolri, Insya Allah nanti bulan Januari uang makan untuk personel yang tugas di lima wilayah  khususnya Papua bisa disejajarkan dengan Polri", ucapnya.

Ia mengapresiasi prajurit TNI dan Polri yang bertugas menjaga Papua.

"Sehingga Papua masih ada di dalam bingkai NKRI," tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI memberikan bantuan kepada anak-anak keluarga prajurit TNI dan menyerahkan secara simbolis kunci kendaraan taktis lapis baja ILSV APC 4.5L kepada Komandan Sektor (Dansektor) Barat dan Timur. (Amma)