Pasar Murah di Eme Neme Diserbu Warga, Stok Ludes Sebelum Tengah Hari
Antusiasme warga di Pelataran Graha Eme Neme Yauware, Senin (26/6/2023). Foto: Eka/ Papua60detik
Antusiasme warga di Pelataran Graha Eme Neme Yauware, Senin (26/6/2023). Foto: Eka/ Papua60detik

Papua60detik - Gerakan pangan mura atau pasar murah di Pelataran Graha Eme Neme Yauware diserbu warga, Senin (26/6/2023).

Warga berebut belanja kebutuhan pokok dan kebutuhan rumah tangga. Apalagi, momen Idul Adha memang sebentar lagi.

Untungnya penyelenggara sudah mengatur antrian biar warga lebih tertib.

Pasar murah ini merupakan kolaborasi Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Disperindag Mimika.

"Kami kali ini kolaborasi, dari Disperindag dan Pertanian ikut bergabung jadi Komoditinya lebih banyak, tapi subsidi tetap sama," jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika, Yulius Koga. 

Namanya pasar murah, yang dijual pasti di bawah harga normal. Tak sampai tengah hari, seluruh stok yang disiapkan sudah habis

Kegiatan pasar murah ini sebenarnya sudah jadi agenda bulanan Dinas Ketahanan Pangan untuk menekan laju inflasi. Lokasinya berpindah-pindah agar merata.

"Rencananya nanti akan ada lagi pasar murah di Kamoro Jaya SP1 dan Wonosari Jaya SP4," katanya.

Menurutnya, pasar murah ini tak dianggarkan di APBD 2023. Tapi atas persetujuan pimpinan daerah, Dinas Ketahanan Pangan Mimika mendapatkan Rp1 miliar dan kini angaran tersisa sekitar Rp300 juta.

"Jadi masih bisa sekitar dua sampai tiga kali pasar murah lagi. Dan nanti kita usahakan di APBD Perubahan tambah lagi sampai hari raya Natal," katanya. (Eka)