Pasca Labeli KKB Teroris, Panglima TNI dan Kapolri Pertemuan Tertutup di Timika
Papua60detik - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran dan Kepala BIN, Budi Gunawan kunjungan kerja di Timika, Jumat (7/5/2021).
Tiba di Bandara Mozes Kilangin, Jumat siang, orang nomor satu di Polri dan TNI itu langsung pertemuan tertutup di hotel Rimba Papua, milik PT Freeport Indonesia.
Kunjungan kerja itu tak berselang lama setelah pemerintah melabeli KKB di Papua sebagai teroris.
Kabarnya, Kapolri dan Panglima TNI pada pertemuan itu memberikan arahan ke jajarannya terkait operasi penumpasan KKB yang belakangan ini bertanggung jawab terhadap aksi penembakan dan pembakaran di Kabupaten Puncak.
Salah satu yang ikut hadir pada pertemuan tertutup itu adalah Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua, Frits B Ramandey.
Pada pertemuan itu, kata Frits, ia menyampaikan beberapa catatan. Catatan paling penting menurutnya, penindakan terhadap KKB mesti dalam kerangka penegakan hukum dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Pendekatan penegakan hukum, kata Frits, akan menjamin setiap penindakan terukur.
"Sehingga tidak menimbulkan problem HAM yang baru di tengah masyarakat," katanya.
Pasca pelabelan KKB sebagai teroris, ia meminta Panglima TNI dan Kapolri menata pola komunikasi antar satuan di Papua agar tak menimbulkan apa yang ia sebut, "kegaduhan" dalam operasi.
Catatan lain yang ia sampaikan, setiap pasukan yang datang dari luar Papua semestinya mendapat pembekalan tentang kultur budaya setempat di mana mereka akan ditugaskan.
"Sehingga kalau orang pegang panah, orang pegang parang itu tidak dilihat sebagai ancaman langsung," kata Frits.
Terhadap semua catatan dan permintaan yang ia sampaikan, menurutnya, baik Panglima TNI maupun Kapolri menyanggupinya.
Dalam kunjungan kerja itu, Panglima TNI dan Kapolri juga bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat.
Usai menggelar pertemuan tertutup, Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan langsung bertolak ke Jakarta hari itu juga. (Salmawati Bakri)