Pasca Pembantaian 8 Pekerja PTT, KKB Serang Posramil dan Kopasgat Puncak
Papua60detik - Usai membantai delapan pekerja Palapa Timur Telematika (PTT) di Distrik Beoga, KKB kembali menyerang Pos Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) di Bandara Aminggaru Distik Ilaga, Kabupaten Puncak pada Kamis (3/3/2022).
"Terkonfirmasi juga tadi siang 3 Maret 2022 sekitar pkl 12.20 WIT ada penembakan terhadap anggota Kopasgat yang sedang jaga di Pos Jaga Runway 25 Satgas Lanud Kopasgat Paskhas Yonko 469/Pancawara di Ujung Bandara Aminggaru Ilaga, ada tembakan ke arah Pos Jaga sebanyak 4 kali. Tidak ada laporan korban jiwa," ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Yayasan Amungsa Cares Papua Jalani Visitasi Akreditasi LKS, Perkuat Mutu Pelayanan Sosial
Tak hanya itu, KKB juga diduga melakukan penyerangan dan penembakan personel TNI yang berada di Pos Koramil Dambet Satgas Yonif R 408/SBH di Kampung Dambet, Distrik Beoga.
"Sekitar pukul 12.45 WIT, hari ini tanggal 3 Maret 2022, personel Yonif R 408/SBH diserang dan ditembak oleh KST. Jarak dari insiden penembakan terhadap 8 karyawan PTT dengan insiden penembakan hari ini berjarak sekitar kurang lebih 15 KM," ungkapnya.
Kejadian bermula ketika 12 personel Pos Koramil Dambet Satgas Kodim Yonif R 408/SBH sedang melaksanakan patroli sekaligus memperbaiki saluran air berjarak 50 meter dari pos. Tiba-tiba KKB menyerang dan menembaki anggota TNI.
"Dari laporan Satgas ada sekitar 15 orang KST, dan ada yang membawa senjata laras panjang sebanyak 3 pucuk" ujarnya.
Prajurit TNI, ungkapnya berhasil mengusir dan menghalau KKB mundur menuju ke arah Kampung Ogamki, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.
Dalam kejadian tersebut, satu personel atas nama Pratu Herianto Anggota Satgas Kodim Yonif R 408/SBH mengalami luka tembak pada bagian leher bawah telinga. Beruntung, kondisi masih dalam keadaan sadar dan stabil serta dievakuasi menuju Puskesmas Beoga, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.
"Direncanakan evakuasi Pratu Herianto menuju Timika pada hari Jum'at (4/3/2022) dengan menggunakan pesawat guna mendapatkan penanganan lebih lanjut," tutup Kapendam. (Salmawati Bakri)