Pedagang Bagian Dalam Pasar Protes ke Disperindag
Para pedagang saat melakukan protes agar lokasi jualan obral di area pintu masuk Pasar Sentral dihentikan. Foto; Martha/ Papua60detik
Para pedagang saat melakukan protes agar lokasi jualan obral di area pintu masuk Pasar Sentral dihentikan. Foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Puluhan pedagang yang jualan di dalam pasar protes ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Mimika, Senin (09/12/2024). 

Mereka protes keberadaan pedagang obral yang jualan setiap hari Minggu di area jalan masuk Pasar Sentral. 

Kebijakan itu menurut pedagang dari dalam pasar, membuat jualan mereka sepi. Mereka meminta jualan obral di pintu masuk dihentikan saja. 

"Sebelumnya, para pedagang itu yang mengusulkan sendiri agar dikasih kesempatan untuk bikin obral di halaman sekitar gedung A2. Itu yang sudah kami akomodir. Tetapi ada dari pihak mereka yang mengatakan tidak mau kalau  ada itu, karena justru mematikan  pedagang lain yang ada di dalam," kata Kepala Disperindag Mimika, Petrus Pali Ambaa menanggapi protes dan permintaan para pedagang.

Disperindag mengambil kebijakan, selama bulan Desember kegiatan berjualan di arah pintu masuk dihentikan sementara dan akan aktif bulan Januari tahun depan. Untuk sementara, para pedagang obral akan diarahkan menempati gedung A1 dan A2. 

"Jadi nanti berjalan dulu baru kita evaluasi kembali. Kalau misalnya itu yang efektif, mungkin akan kita lanjutkan. Kau masih ada kendala, akan kita cari alternatif lain," pungkasnya. 

Petrus berharap, dengan dipindahknanya para pedagang ke gedung A1 dan A2 membuat gedung tersebut semakin ramai dan aktif kembali. Usulan tersebut pun sudah disepakati oleh para pedagang. (Martha)