Pekerja Bangunan di Paro-Nduga Dievakuasi ke Timika, Semua Selamat
Papua60detik - Tim gabungan TNI-Polri telah mengevakuasi 15 pekerja bangunan Puskesmas dan perumahan medis dari Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan ke Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dalam kondisi selamat, Rabu (8/2/2023) sore.
Pantauan lapangan, para pekerja tiba setelah dijemput menggunakan heli caracal milik TNI dan heli Bell milik Polri. Sejumlah pimpinan TNI-Polri pun hadir ikut menjemput di Base ops Lanud Yohanis Kapiyau.
Mereka kemudian dibawa menuju RSUD Mimika menggunakan bus Lanud Yohanis Kapiyau untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Wakapolda Papua Brigjen Pol Ramdhani Hidayat dalam konferensi pers yang digelar di kantor pelayanan masyarakat Polres Mimika, Jalan Cenderawasih, didampingi Bupati Nduga Namia Gwijangge dan komandan satuan lainnya mengaku bersyukur karena fokus penyelamatan para pekerja berjalan lancar.
"Fokus kita para pekerja ini dulu. Kita bersyukur semua dalam kondisi selamat. Setelah berhasil dievakuasi, langsung dibawa ke RSUD untuk pemeriksaan. Namun tadi kita sama-sama lihat mereka semua sehat," ujar Ramdhani.
Ia mengatakan para pekerja itu nantinya akan dibawa ke Mapolres Mimika, Mile 32, untuk dimintai keterangan terkait kejadian dan pengancaman yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata di Distrik Paro hingga membuat mereka harus dievakuasi.
Berikut daftat nama 15 pekerja yang sebelumnya dilaporkan mendapat ancaman dalam pengerjaan puskesmas dan rumah dinas kesehatan di Distrik Paro yaitu, Gregorius Yanwarin, Domianus Wenehen, Thadeus Belyanan, Ical Behuku, Simon Walter, Martinus Yanwarin dan Gerardius Ruban, Fransiskus Rendi Ruban, Yogi Parlahutan Siregar, Refalino Walten, Antonius Heatubun, Martinus Heatubun, Andreas Kolatlena, Amatus Ruban dan Walterius Emanuel Heatuban. (Amma)