Pemerintah Minta Warga Ikut Jaga Bundaran Petrosea
Bundaran Petrosea Timika. Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik
Bundaran Petrosea Timika. Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik

Papua60detik - Pembangunan bundaran Petrosea Timika menyisakan pemasangan lampu.

Tempat itu disebut jadi salah satu ikon baru Mimika bahkan sebelum diresmikan. Kain yang membungkus patungnya hingga kini belum dilepas.

"Itu tinggal lampu-lampu saja yang mau dipasang, hanya lampu saja, lampu kalau sudah selesai kainnya sudah bisa dibuka," kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Inosensius Yoga Pribadi, Selasa (25/5/2021).

Rumput yang mulai tumbuh tinggi di dalam bundaran katanya perlu dipangkas. Itu jadi tanggung jawab pihak kontraktor.

"Proyek bundaran itu masuk multiyears, sampai tahun depan, jadi kontraknya tiga tahun," terangnya.

Ia berharap, masyarakat ikut menjaga bundaran itu sebagai ruang publik. Caranya simple, jangan mengotori apalagi merusaknya.

"Masih banyak ikon-ikon lain yang akan kita bangun di Mimika ini, kalau hal-hal kecil begini (vandalisme atau perusakan) masih ada ditengah-tengah masyarakat, sayang kan," kata Yoga.

Setelah diresmikan, pemeliharaan menjadi tanggung jawab Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

"Ranah kita hanya membangun tidak ada pemeliharaan," ucapnya (Fachruddin Aji)