Pemkab dan YPMAK Siap Sinkronisasi Program Kerja di Tahun 2022
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob. Foto: Dok/ Papua60detik
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob. Foto: Dok/ Papua60detik

Papua60detik - Pemerintah Kabupaten Mimika berharap ke depan program kerja Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) bisa disinkronkan atau disinergikan dengan program pemerintah.

Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi tumpang tindih. Salah satunya masalah kesehatan dan pendidikan.

Misalnya soal kesehatan yaitu terkait bagaimana menuntaskan malaria, stunting, orang dengan gangguan jiwa dan kusta.

“Kita juga bicara terkait kolaborasi tentang adminduk karena berkaitan dengan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, KTP dan lain-lain. Ini kan pemerintah jalan sendiri dan YPMAK jalan sendiri,” kata Wakil Bupati, Johannes Rettob usai melakukan pertemuan dengan YPMAK.

Ia mengatakan dalam menjalankan sinergitas atau kerja sama ini, Pemkab dan YPMAK harus punya satu blueprint yang didesain bersama sesuai dengan RPMJD.

“Misalnya untuk melaksanakan kegiatan pertanian itu nanti pemerintah siapkan apa dan YPMAK siapkan apa,” ungkapnya.

Jika hal ini berjalan, maka Rettob yakin program yang direncanakan tersebut akan berjalan dengan baik dan cepat.

Sementara itu, Direktur YPMAK, Vebian Magal mengatakan akan berbagi tugas dalam setiap sinkronisasi program bersama Pemkab.

Misalnya masalah kesehatan, jika Pemda siapkan tenaga kesehatannya, maka YPMAK membackup soal transport atau keuangan. Begitupun dengan pendidikan.

Ia menyadari selama ini banyak program yang tumpang tindih dengan program pemerintah, misalnya soal beasiswa. Vebian berharap hal ini tidak terjadi lagi di tahun 2022 mendatang.

“Sehingga memang bulan Desember ini mulai duduk dengan pemerintah sebelum tahun 2022 program berjalan agar tidak tumpang tindih di tiga bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi,” tutupnya (Anti Patabang)