Pencaker di Timika Melonjak
Ilustrasi cari kerja
Ilustrasi cari kerja

Papua60detik - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika melaporkan terjadinya lonjakan jumlah pencari kerja. Hal itu terlihat dari jumlah kartu kuning  yang diterbitkan.

Kepala Bidang Penempatan Kerja Disnakertrans Mimika Anton Welerubun mengatakan, pada Maret 2021 tercatat sebanyak 250 kartu kuning yang diterbitkan.

Pada Mei ini, Disnakertrans kata Anton, telah menerbitkan sebanyak 485 lembar kartu kuning.

Lonjakan itu menurutnya, disebabkan dibukanya Fresh Graduate Program (FGP) oleh PT Freeport Indonesia.

"Sejauh pantauan kami permintaan itu meningkat karena adanya program Fresh Graduate Program yang dibuka PTFI). Kemarin itu tercatat permintaan kartu kuning sehari 50, kemudian hari ini sudah mencapai 135 orang," kaatanya.

Pada pengumuman yang tertera di kantor Disnakertrans disebutkan PTFI membuka FGP atau Program Lulusan Baru 2021-2022 dengan 20 bidang ilmu yang dibutuhkan. Kriteria dan persyaratannya: lulusan D4, S1, S2 universitas di Indonesia atau luar negeri pada bidang studi ilmu yang dibutuhkan.

Adapun persyaratan lain yakni memiliki Indeks Prestasi Kumulatif minimum 2.8 dari total 4.0, tidak lebih dari dua tahun sejak kelulusan, memiliki pengalaman kerja terbatas (0-2) tahun, umur maksimum 30 tahun bagi Orang Asli Papua dan 26 tahun bagi non Papua.

FGP sendiri adalah sebuah sistem penerimaan karyawan dengan lebih mengutamakan orang orang muda yang belum lama lulus dari pendidikan tinggi (Fachruddin Aji)