Pendapatan Wisata Mangrove Pomako Anjlok
Papua60detik - Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Mimika Daniel Orun mengaku pendapatan Ekowisata Mangrove Mimika sekarang anjlok.
Ia beralasan, meningktanya kasus covid-19 sebagai sebabnya.
"Sebelum meningkatnya kasus covid pendapatan bisa mencapai 6 juta perminggu. Kemudian seiring berjalannya waktu mulai kenaikan covid-19 di Kabupaten Mimika mulai Juli ini itu pendapatan mengalami penurunan hanya menjadi 3 juta perminggunya,” katanya, Selasa (13/7/2021).
Pendatapatan Ekowisata Mangrove Mimika hanya bersumber dari dua kegiatan, karcis masuk dan tarif parkir.
Tarif karcis saat ini Rp10 ribu untuk dewasa dan Rp5 ribu untuk anak. Tarif parkir motor Rp1.000, mobil Rp2 ribu, dan bis atau truk Rp3 ribu.
Anehnya, sampai sekarang Ekowisata Mangrove Mimika tak punya target pendapatan.
“Untuk target pendapatan itu ada surat dari Bappeda juga tetapi belum kami tentukan, karena kita buka Oktober, jadi nanti kita hitung mulai Januari 2021. Khusus target saya belum bisa sampaikan," katanya.
Selain peningkatan kasus, menurutnya, anjlokanya pendapatan sekarang karena lokasi wisata itu minim pengembangan. Rencana pengembangan urung dilakukan karena tak ada anggaran.
“Kita cari juga ke pusat dana bantuan itu, tapi karena situasi covid-19, belum ada dana,” ujarnya. (Fachruddin Aji)