Pendulang Emas Yusti Tak Ditemukan, Pencarian Dihentikan
Papua60detik - Tim SAR Gabungan Timika menghentikan pencarian terhadap pendulang emas, Yusti yang hilang terseret arus di Kali Jernih Mile 30 Mimika setelah pencarian pada Senin (25/8/2025) belum juga membuahkan hasil.
"Kami telah melakukan pencarian selama 7 hari dan seluruh wilayah area pencarian sudah kami laksanakan. Selanjutnya kami evaluasi dan berkoordinasi dengan petugas terkait, operasi SAR kami usulkan untuk ditutup," ujar Kepala Kantor SAR Timika I Wayan Suyatna dalam keterangannya.
Yusti dilaporkan hanyut pada Selasa, 19 Agustus 2025 sekitar pukul 14.30 WIT. Ia terseret derasnya arus saat berusaha menyeberangi kali.
Sejak hari pertama, tim gabungan yang terdiri dari personel SAR Timika, Polsek Kuala Kencana, Pol Airud, Security PT Freeport Indonesia, relawan Timika, serta keluarga korban telah dikerahkan untuk melakukan pencarian.
Berbagai metode dilakukan, mulai dari penyisiran aliran kali, tepian hutan, hingga area berbatu di sekitar lokasi.
Namun, hingga hari ketujuh keberadaan Yusti belum juga ditemukan.
Dengan dihentikannya operasi resmi, pihak keluarga dan masyarakat diminta tetap melapor apabila menemukan tanda-tanda yang mengarah pada korban. (Eka)