Pengungsi Yahukimo Mulai Kembali ke Keluarga Masing-masing
Papua60detik – Sejumlah Warga yang mengungsi di Mapolres Yahukimo akibat kerusuhan beberapa hari lalu mulai kembali ke keluarganya masing-masing.
"Dari peristiwa unjuk rasa yang berakhir pada pembakaran ruko-ruko kemarin membuat warga yang berada di sekitar tempat kejadian terpaksa harus mengungsi sementara waktu," ujar Kapolres Yahukimo ABKP Deni Herdiana, Kamis (17/3/2022).
Baca Juga: Yayasan Amungsa Cares Papua Jalani Visitasi Akreditasi LKS, Perkuat Mutu Pelayanan Sosial
Kapolres menyebut, sekitar 200 warga mengungsi di Mapolres Yahukimo sejak peristiwa yang menelan dua korban jiwa itu.
“Adapun yang kami lakukan setelah terjadinya peristiwa tersebut adalah mengevakuasi warga yang masih berada di seputaran ruko menuju ke Polres sekaligus dengan kendaraan milik warga untuk berlindung sementara,” ucap Kapolres.
Di hari kedua para pengungsi yang masih memiliki keluarga dan tempat tinggalnya tidak terbakar telah kembali dan membawa keluarganya pulang.
"Untuk saat ini pengungsi yang tersisa di polres kurang lebih sekitar 50 orang," katanya.
Selain itu, selama di pengungsian Polres Yahukimo melakukan upaya-upaya untuk menghilangkan trauma pada anak anak dengan melakukan trauma healing.
"Pada hari ini juga mereka ada yang kembali ke keluarganya masing-masing yang bersedia menampung, kami dari Polres akan menyiapkan sarana transportasi untuk mengantarkan ke rumah keluarga masing-masing," kata Kapolres
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal yang juga mengecek situasi secara langsung di Kota Dekai, menyebut aktivitas warga kembali normal.
"Dari simpang 3 Distrik Dekai kita bisa melihat bersama bahwa masyarakat sudah lalu lalang melakukan aktiVitas jual beli seperti biasanya, kepentingan pribadi dan lain-lain," ujarnya.
Ia berharap, situasi kondusif itu dapat dijaga oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Yahukimo. (Salmawati Bakri)