Pengurus HIPMI Mimika Dilantik, Siap Kolaborasi Munculkan Produk Ekonomi Baru
Papua60Detik - Pasca Covid-19, pemulihan ekonomi menjadi fokus setiap daerah termasuk Kabupaten Mimika. Kolaborasi dengan Forkopimda demi meningkatkan ekonomi dan pendapatan daerah menjadi dasar program kerja yang perlu dijalankan.
Agenda tersebut mengemuka dalam acara Pelantikan Pengurus dan Anggota HIPMI Kabupaten Mimika Periode 2022-2025 di Ballroom Hotel Cartenz, Jalan Budi Utomo, Senin (4/7/2022) malam.
Ketua Badan Pengurus Cabang HIPMI Kabupaten Mimika, Junaidi Samuel menyampaikan, ketika pandemi covid-19, banyak orang orang yang kehilangan pekerjaan tetapi di satu sisi, banyak bermunculan juga usaha-usaha baru. Usaha bisa menjadi solusi untuk menghadapi dampak ekonomi akibat covid-19.
"Sekarang kita bisa lihat pedagang-pedagang baru bermunculan seperti penjualan Thaitea. Ada juga pasar malam yang beroperasi di Pasar Sentral Timika. Semua itu juga tidak terlepas dari sinergitas Pemda dan TNI-Polri di Mimika untuk menghadirkan situasi yang aman dan kondusif," ujarnya.
Junaidi menyampaikan dengan banyaknya usaha baru yang bermunculan, pihaknya terpanggil untuk membangun bersama-sama usaha yang berkembang. Salah satu ide usaha yang diusulkannya ialah oleh-oleh.
"Sepengetahuan kami belum ada oleh-oleh khas di Timika. Baru ada cuma kopi. Kita mau kalau misalnya ada Batik atau Noken Papua yang asli Kabupaten Mimika punya. Hanya memang membutuhkan bantuan pemerintah daerah," ungkap Junaidi.
"Ini yang jadi target saya ke depan. Entah apapun itu. Jadi kalau ada orang sebut Mimika bukan cuma kenal emasnya saja, mereka nanti tahu juga oleh-oleh yang khas dari sini seperti apa," sambungnya.
Pengembangan usaha dinilainya bukan hal yang sukar. Mengingat, saat ini banyak bermunculan e-commerce sehingga pengenalan produk usaha menjadi mudah.
Sementara itu, Ketua BPD HIPMI Papua, Atto Sampe Buntu mengingatkan agar HIPMI Mimika solid dan terus berkolaborasi dengan Forkopimda agar usaha yang berjalan bisa maju.
"Menjadi pengusaha perlu usaha yang keras. Memang banyak yang harus dilalui. Tetapi harus selalu hormat kepada pimpinan di daerah. Di jaman sekarang perlu kolaborasi. Sehingga apa yang dicita-citakan bisa terwujud," pesannya.
Dalam tiga tahun mendatang ia berharap HIPMI Mimika bisa menjadi proaktif berkaitan dengan pengembangan usaha-usaha.
Atto juga berharap selain kolaborasi dengan Forkopimda, HIPMI menjalin kerja sama dengan daerah lain. Hal itu tidak lain untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Ia mengingatkan pula akan bonus demografi dimana umur muda dan produktif akan meningkat pada tahun 2030-2040 mendatang. Sehingga diperlukan banyak usaha-usaha baru yang berjalan dan berkembang. Peluang itu perlu disambung dengan menciptakan ide dan kreasi baru.
Asisten III Bidang Administrasi Umum, Hendriette Tandiono mengharapkan pengurus HIPMI Mimika menjalankan tugas dan memberikan kontribusi yang lebih banyak serta melahirkan wirausaha muda baru di era revolusi industri.
HIPMI Mimika juga diminta dapat memfasilitasi pelaku UMKM dengan menyediakan akses, khususnya wirausaha muda baru dalam hal pemasaran dan modal.
"Saya percaya kepengurusan baru HIPMI Mimika benar-benar mau dan mampu bekerja, memiliki wawasan dan dedikasi serta motivasi yang tinggi demi kemajuan bersama di Kabupaten Mimika," tutup Hendritte.
Pelantikan pengurus dan anggota HIPMI yang mengangkat tema 'Membangun Eksistensi Pengusaha Muda untuk Kesejahteraan Kabupaten Mimika yang Berkesinambungan' tersebut dihadiri banyak pihak mulai dari Forkopimda dan komunitas serta paguyuban yang ada di Timika. (Rachmat Julaini)