Penjemputan Empat Potongan Tubuh Korban Mutilasi Dikawal 450 Aparat Gabungan
Suasana pengamanan jelang penjemputan dan kremasi potongan tubuh empat korban mutilasi di RSUD. Foto: Amma/papua60detik
Suasana pengamanan jelang penjemputan dan kremasi potongan tubuh empat korban mutilasi di RSUD. Foto: Amma/papua60detik

Papua60detik - Personil gabungan TNI-Polri ditempatkan di Halaman Rumah sakit Umum Daerah Mimika hingga ke rumah duka  mengantisipasi seruan aksi solidaritas penjemputan empat jenazah korban mutilasi untuk dimakamkan secara dikremasi di Rumah duka Kilo meter 11 jalan Poros Mapurujaya, kampung kadun Jaya, Jumat (16/09/2022).

Pantauan lapangan, terlihat pengamanan di depan gerbang masuk RSUD hingga di kamar jenazah terlihat personil polisi dan TNI, satu unit ranting water Canon dan baracuda ditempatkan di jalan raya masuk RSUD. 

Rekayasa lalulintas di depan irfan Futsal nawaripi dialihkan  ke satu jalur hingga ke sp1, sementara keluarga korban  mulai berdatangan di kamar jenazah mengunakan kendaraan baik roda dia maupun roda empat. 

Mengantisipasi adanya pihak-pihak yang menunggangi untuk kepentingan lain, Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra menempatkan sebanyak 450 personil gabungan TNI-POLRI di titik-titik statisoner dan mobile.

"Kami sudah melakukan komunikasi dengan keluarga korban sehingga kita harapkan semuanya dapat berjalan lancar," ujar Kapolres didampingi Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi dan Danyon Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua. 

Ia mengimbau agar proses penjemputan harus menggunakan kendaraan dan tidak melakukan jalan kaki.

"Kita sudah imbau keluarga agar tidak melaksanakan arak-arakan. Ini untuk mengantisipasi pihak-pihak yang mempunyai kepentingan lain. Kita juga melakukan pengalihan arus lalu lintas, ini juga untuk menghargai keluarga yang berduka," ujar Gede. (Amma)