Peringati Harlah Pancasila, PPN Papua Tengah Gelar Diskusi Publik
Papua60detik - Persatuan Perempuan Nusantara (PPN) Papua Tengah membuka ruang diskusi publik pada Hari Lahir Pancasila di Nabire, Senin (1/6/2026).
Diskusi publik yang diikuti berbagai elemen masyarakat menjadi wadah memperkuat pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila sekaligus mendorong partisipasi aktif perempuan dalam menjaga persatuan dan keberagaman di Papua Tengah maupun Indonesia secara luas.
Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan tokoh perempuan, akademisi, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, mahasiswa, serta unsur masyarakat lainnya.
Menurut Ketua PPN Papua Tengah, Adriana Sahempa, forum diskusi publik menjadi sarana membangun kesadaran bersama bahwa Pancasila tidak hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang mencerminkan semangat persatuan, toleransi, gotong royong, dan keadilan sosial.
Para peserta diajak untuk berbagi perspektif mengenai tantangan dan peluang dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, khususnya di tengah keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama yang menjadi kekayaan Papua Tengah.
Diskusi berlangsung dinamis. Berbagai pandangan yang disampaikan peserta menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga persatuan bangsa melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan yang mampu membangun harmoni sosial, mempererat persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Melalui forum diskusi tersebut, PPN Papua Tengah berharap dapat mendorong lahirnya gagasan-gagasan konstruktif yang mendukung penguatan karakter kebangsaan, peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan, serta terwujudnya kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Elia Douw)